"FASILITAS LAYANAN BANK"


FASILITAS LAYANAN BANK 





Bank  sebagai  agen  of  services  memberikan  pelayanan  jasa    jasa
perbankan yang meliputi:
a.  kliring
b.  Inkaso / collection
c.  Penerbitan bank garansi
d.  Penerbitan L/C
e.  Pelayanan Transfer
f.  Wali amanat
g. Save deposit box
h. Plastic card
Menurut Rimsky K. judisseno (2002,189) Jasa – jasa perbankan di atas
merupakan salah satu penghasilan bank selain dari sumber usahanya yaitu
kredit an modal para pemilik bank. Persaingan ketat perbankan masa kini
terdapat  pada  kegiatan  sector  ini,  dengan  menawarkan  percepatan  dan
keamanan  transaksi  dalam  lalulintas  pembayaran  nasional  maupun
internasional. 

a.  Kliring
UU  Pasal  16 No.  23 Tahun  1999  menjelaskan  bahwa  Kliring adalah
suatu kegiatan pertukaran warkat atau data keuangan elektronik antar bank
baik  atas  nama  bank  maupun  nasabah  ang  hasil  perhitungannya  di
selesaikan  pada  waktu  tertentu.  Dalam  penjelasan  lanjutan,  di  katakana
bahwa system kliring antar bank meliputi system kliring domestic dan lintas
Negara.
Dari definisi tersebut dapat di pastikan kegiatan kliring ini adalah salah
satu  kegiatan  yang  sangat  penting  bagi  dunia perbankan.  Tujuan  dari di
laksanakannya  kegiatan  kliring  adalah  untuk  mempermudah  transaksi
pembayaran yang aman dan cepat.
Inkaso/collection
Menurut  Rimsky  K.  judisseno  (2002,200)  inkaso  adalah  fasilitas
perbankan bagi para  nasabah bank untuk melakukan penarikan/penagihan
warkat – warkat kliring yang  di peroleh dari luar wilayah kliring bank yang
bersangkutan. Inkaso  sebagai jasa  perbankan sangat membantu  nasabah
yang menerima cek/bilyet giro dari seseorang yang tinggal di luar wilayah,
kota,  dan bahkan  luar negeri,  karena dengan  fasilitas inkaso  ini nasabah
tersebut dapat menggunakan cek. Bilyet giro yang di terimanya dimana ia
menjadi nasabahnya.
Inkaso  sangat  erat  kaitannya  dengan  kliring.  berikut  ini  perbedaan
antara klirig dan inkaso terletak pada prosesnya, sebagai berikut:
Pada kliring prosesnya terjadi pada suatu lembaga yang di tunjuk oleh
Bank Indonesia untuk memperhitungkan utang piutang dalam bentuk surat –
surat dagang antara bank – bank perserta kliring.
Sedangkan  inkaso,  lebih  cenderung  pada  proses  penagihan  oleh
nasabah atas warkat  – warkat kliring yang di  keuarkan oleh  bank – bank
peserta kliring di luar wilayah kliring bank yang bersangkutan.
Inkaso dalam  negeri biasanya terjadi  akibat adanya transaksi dengan
cara pembayaran giral seperti penggunaan cek/bilyet giro. Sehingga pihak
yang menerima pembayaran giral tersebut harus mencairkannyapada suatu
bank untuk memperoleh uang tunai.
Inkaso  luar  negeri  biasanya  terjadi  akibat  adanya  transaksi
perdagangan luar negeri (ekspor – impor) yang tidak menggunakan dokumen
L/C
c.  Pelayanan Transfer
Menurut  Rimsky. K.  Judisseno  (2002,202)  pelayanan  transfer  adalah
jasa layanan perbankan untuk melakukan pengiriman dana antar bank atas
instruksi  nasabah  pengiriman  untuk  berbagai  keperluan.  Untuk  keperluan
tersebut biasanya bank akan memungut sejumlah bayaran kepada nasabah
pengirim.
Proses aliran dana bank dalam proses transfer merupakan proses aliran
kas keluar  (transfer keluar)  dari remitting bank  untuk di  bayarkan kepada
pihak ke tiga atas permintaan nasabah pengirim. Sedangkan bagi payig bank
merupakan aliran kas masuk (transfer masuk) atas dana pihak ke tiga yang
di  kirimkan oleh remmiting  bank, untuk  segera di  cairkan/dibukukan pada
rekening  pihak penerima  uang yang  merupakan  nasabah bank  pembayar
yang bersangkutan.
d.  Penerbitan L/C 
Menurut  dahlan siamat  (2001,139)  L/C  pada umumnya  adalah  suatu
asilitas  atau  jasa  yang  di  berikan  kepada  nasabah  dalam  rangka
mempermudah dan memperlancar transaksi jual beli  brang terutama  yang
berkaitan  dengan  transaksi  internasional.  Bank  yang  memberikan  L/C
kepada nasabahnya berarti  bank yang bersangkutan memberikan jaminan
sejumlah tertentu kepada pihak lain atas permintaan nasabahnya.
Dalam  perdagangannya sering  terjadi  bahwa  pembeli dan  penjual  di
batasi oleh jarak yang berjauhanbahkan berlaina pulau atau Negara. Dalam
kondisi tersebut timbul permasalahan dalam ha penyelesaian transaksi jual
beli barang. Karena di pisahkan oleh jarak yang jauh, transaksi tunai sulit di
lakukan  maka  permasalahan  yang  akan  timbul  yaitu  siapa  yang  akan
melakukan  tindakan  terlebih  dahulu. Pembeli  tentu akan  merasa khawatir
apabila ia akan membayar atau mengirimkan terlebih dahulu uang sebelum
barang  tersebut  sampai di  alamatnya.  Sebaliknya,  penjual tidak  bersedia
melepas barangnya sebelum ada kepastian pembayaran dari pembeli atas
barangnya  tersebut.  Kedua  belah  pihak  memiliki  alas  an  kekhawatiran
terhadap  resiko kerugian  apabila  di an(taranya  keduanya  tidak  ada  yang
memenuhi kewajibannya. 
Untuk  menyelesaikan  dilemma  yang  di  hadapi  antara  penjual  dan
pembeli  ini,  bank  dapat  menjadi  pihak  ketiga  yang  memeri  jasa
keperantaraan degan memberi jaminan kepada pihak penjual atau eksportil
dan pihak pembeli atau importil.
Wali Amanat
Importil
Bank Importir
(Issuing Bank)
Bank Koresponden
(advertising Bank)
Eksportil
Menurut  ketentuan  pasal  1  butir  15  uu  no  10  tahun  1998  tentang
perubahan  atas  undang –  undang  no.  7  tahun 1992  tentang  perbankan,
pengertian wali amanat adalah kegiatan usaha yang dapat di lakukan oleh
bank umum dan emiten surat berharga yang bersangkutan.
f.  Safe deposit box
Menurut  Rimsky  K.  Judisseno  (2002,204)  adalah  fasilitas  layanan
perbankan dalam menyediakan nasabahnya suatu kotak penyimpanan yang
aman.  Nasabah  bank  dapat  menggunakan  kotak  tersebut  dengan  cara
mengajukan  permohonan  untuk  menyewa  kotak  pengaman  untuk  jangka
waktu  tertentu.  kotak  pengamanan  tersebut  adalah  tempat  yang  relative
aman  untuk  menyimpan barang  – barang  berharga milik  nasabah seperti
surat    surat  berharga,  perhiasan,  dan  berbagai  jenis  barang  berharga
lainnya dengan ukuran dan banyaknya sesuai dengan fasilitas yang ada di
bank yang brsangkutan.
Dalam  melakukan  penyimpanan  dengan  menggunakan  safe  deposit
box,  nasabah  akan  dikenakan  biaya  sesuai  dengan  ukuran  kotak  dan
banyaknya kotak yang akan di sewanya selama krun waktu tertenu.
g.  Plastic Card
Menurut dahlan siamamat  (2001,399)   kartu plastic  pada dasarnya
adalah kartu yang di terbitkan oleh bank atau perusahaan tertenu yang dapat
di gunakan sebagai alat pembayaran atas transaksi barang atau jasa atau
penjamin  perusahaan  cek  yang  di  keluarkan  di  samping  untuk
melakukanpenarikan uang tunai.
Dengan  pesatnya  kemajuan  teknologi  perbankan,  keuangan,  dan
system pembayaran elektronik, sekarang banyak sekali beredar kartuplastik
yang di  keluarkan oleh bank  untuk berbagai keperluan  transaksi keperlan
nasabah bank. Ada dua jenis kartu plastic yang umumnya beredar yaitu kartu
kredit, kartu debit.
Kegunaan  kedua kartu  tersebut  adalah  sama yaitu  sama    sama di
gunakan  sebagai  alat  pembayaran.  Akan  tetapi  secara  prinsip  keduanya
mempunyai  perbedaan  antara  yang  satu  dan  yang  lainnya  dalam  hal
pembebanannya.  Penggunaan  kartu  kredit  akan  berdampak  pada
pembebanan  kepada  nasabah  dalam  bentuk  penambahan  pos
pasiva/piutang. Sedangkan penggunaan kartu debet, secara langsung akan
mengurangi pos aktiva rekening nasabah pemegang kartu.
Dilihat dari sisi bank yang menerbitkan karu kredit/debit, maka keduanya
memiliki  perbedaan  dalam  dalam  penerbitannya.  Untuk  penerbitan  kartu
kredit bank harus berdasarkan pada aplikasi  yang di ajukan oleh nasabah
yang kemudian dinilai dan di setujui oleh bank. Sehingga penerbitan kartu
kredit  harus  melalui  tahap  evaluasi  terlebih  dahulu,  walaupun  calon
pemegang kartu adalah nasabah calon bank yang bersangkutan. Sedangkan
untuk kartu debet, bagi bank merupakan symbol yang menunjukan bahwa
pemegang  kartutersebut  adalah nasabah  pemilik  rekening baik  tabungan,
deposito, dan giro. Sehingga  bank pada prinsipnya dapat  secara otomatis
menerbitkan kartu ini pada nasabahnya sendiri.
Dalam  perkembangannya sekarang  kedua jenis  kartu plastic  tersebut
dapat di satukan, sehingga sebuah  kartu pelastik dapat berfungsi  sebagai
kartu kredit dan sekaligus sebagai kartu debet. Hal ini dapat dijumpai karena
banyak  kartu kredit  sekarang  dapat  di gunakan  untuk  pengambilan  uang
tunaidi  berbagai  tempat  seperti  ATM.  Walaupun  kedua  jenis  kartu  ini  di
satukan  dalam  satu  kartu  plastic  namun  perinsip  pembebanannya  tetap
mengacu pada terhadap fungsi kartu tersebut.
Pengertian Pelayanan
Menurut Zeithanl dan Bitner  (1999;117) mengartikan kualitas  layanan
sebagai  penyampaian  jasa  yang  seperti  Pelayanan  Prima  adalah  suatu
pelayanan  yang  terbaik  dalam  memenuhi  harapan  dan  kebutuhan
pelanggan.  Pelayanan  yang  memenuhi  standar  kualitas  adalah  suatu
pelayanan yang susuai dengan harapan dan kepuasan pelanggan. 
Pelayanan  yang  baik  merupakan  salah  satu  syarat  untuk  berhasilnya
bank  dalam  usaha  pengumpulan  dana  sebanyak  mungkin.  Yang  pada
akhirnya  mendapatkan  laba  semaksimal  mungkin.  Untuk  menunjang
pelayanan  yang baik  agar  terciptanya  laba  yang  banyak maka  karyawan
bank atau petugas bank di tuntut harus memiliki sikap ramah tamah, sopan
santun, murah senyum, dan cekatan dalam melakukan tugas sehari – hari.
Sehingga nasabah merasa puas dan tertarik oleh pelayanan yang di berikan.
Kualitas  suatu  pelayanan  sangat  penting  untuk  menciptakannya
kepuasan  bagi  pelanggan.  Brikut  adalah  tolak  ukur  kualitas  pelayanan
Theory of Service Dimension : Parasuraman, V. Zelthaml, L.L. Berry
a.  Tangibles (Tampilan fasilitas fisik, peralatan, karyawan,dan materi
komunikasi)
b.  Empathy  (  peduli,  perhatian  individu  yang  di  berikan  kepada
konsumen)
c.  Responsiveness  (keinginan  untuk  membantu  konsumen  dan
menyediakan jasa tepat waktu)
d.  Reliability (kemampuan untuk melaksanakan jasa yang di janjikan
secara akurat dan dapat di andalkan)
e.  Assurance  (pengetahuan  dan  kesopanan  karyawan  dan
kemampuan  mereka  mengungkapkan  kepercayaan  dan
kemampuan konsumen)
Parasuraman,  V. Zelthaml,  L.L. Berry  berpendapat  bahwa dimensi
reliability  secara  umum  terkait  dengan  hasil  jasa,  sementara  dimensi
tangibles, responsiveness, assurance, dan empathy lebih terkait pada proses
penyampaian jasa. Zeithamal dan bitner (1996) menyimpulkan bahwa kelima
dimensi    kualitas  layanan  tersebut  dapat  di  gunakan  di  industry  jasa
perbankan.

MESIN ANTRIAN BANK
Diberdayakan oleh Blogger.

Shét ENJIN Optimesén



PERTANYAAN YANG SERING MUNCUL DARI KONSUMEN
klik : FAQ's TANYA JAWAB

BERDERET PERTUMBUHAN POPULASI MESIN ANTRIAN TERRAGUNO MENGHIASI BERBAGAI KANTOR PELAYANAN DARI SABANG SAMPAI MERAUKE




"KEUNTUNGAN KANTOR PELAYANAN YANG MEMILIKI MESIN ANTRIAN"
DAN
"KERUGIAN KANTOR PELAYANAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN ALAT ANTRIAN"

Sarana prasarana di kantor pelayanan harus disediakan untuk menunjang kelancaran pelayanan dan kepuasan masyarakat. Kantor pelayanan didirikan untuk melayani kebutuhan masyarakat baik itu masalah kesehatan, masalah sosial, masalah ekonomi, masalah politik, masalah birokrasi dan berbagai masalah pelayanan yang ada di masyarakat.
Sarana prasarana yang wajib di miliki oleh kantor pelayanan diantaranya adalah mesin antrian. Kantor pelayanan dalam melaksanakan tugasnya diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.96 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Undang-undang no 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik. Sehingga keuntungan dan kerugian kantor pelayanan yang memiliki dan tidak memiliki mesin antrian yaitu :

KEUNTUNGAN BERKESINAMBUNGAN
Keuntungan sarana pelayanan masyarakat yang menggunakan alat antrian atau mesin antrian adalah :
1. Melaksanakan anjuran pemerintah tentang standar pelayanan publik.
2. Membuat nyaman kantor pelayanan dan masyarakat yang dilayani.
3. Mencegah terjadinya gesekan antar masyarakat yang disebabkan karena antrian.
4. Melakukan inovasi berkaitan dengan teknologi sehingga pelayanan lebih maksimal.
5. Menertibkan proses antrian sehingga kantor terlihat rapi dan teratur.
6. Mengurangi beban human resource dalam menanggulangi masalah antrian.
7. Ikut membantu memajukan bangsa dan negara karena telah memudahkan dalam pelayanan masyarakat.
8. Siap menyongsong era industri 4.0 dalam penggunaan teknologi untuk memperlancar pelayanan publik.
9. Sarana prasarana penunjang pelayanan jadi lebih lengkap.
10. Mempermudah petugas dalam melakukan pekerjaan melayani masyarakat.
11. Mencegah kesalahpahaman yang terjadi kepada masyarakat berkaitan dengan urutan antrian.
12. Meringankan pekerjaan petugas loket dalam memanggil urutan antrian.

KERUGIAN PERMANENT
Kekurangan atau kerugian kantor pelayanan publik apabila tidak memiliki mesin antrian adalah :
1. Sulit mengatur antrian masyarakat.
2. Resiko terjadi gesekan antar masyarakat karena masalah antrian.
3. Tidak melaksanakan peraturan pemerintah dalam memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat.
4. Membutuhkan petugas pengatur antrian yang harus selalu stand by.
5. Memperlama waktu melayani masyarakat.
6. Harus selau prepare antrian manual sebelum kantor pelayanan buka.
7. Penilaian buruk terhadap kantor pelayanan karena tidak memiliki inovasi untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat.
8. Terlalu lambat dalam berubah untuk menyambut era industri 4.0 revolusi digitalisasi
9. Memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
10. Menambah resiko kriminalitas jika antrian tidak teratur.
11. Para pegawai pelayanan harus menyisihkan pikiran dan tenaga untuk urusan antrian, yang seharusnya itu bisa di kerjakan oleh alat antrian.
12. Membuat kantor pelayanan terasa ribet karena banyaknya masyarakat yang antri secara manual.

CARA MEMILIH MESIN ANTRIAN YANG BAGUS ADALAH :
MEMILIKI SYSTEM DAN ALUR ANTRIAN YANG SIMPLE, PRAKTIS & TEPAT GUNA MEMPERLANCAR PELAYANAN




-- HARGA PABRIK PASTI MURAH --
* BERBAGAI JENIS TYPE PRODUSEN / PENYEDIA / PENJUAL
MESIN ANTRIAN & ALAT ANTRIAN SECARA UMUM*

ALAT ANTRIAN

Dalam dunia industri dan perdagangan, pabrik adalah hulu dari sebuah produk, dari pabrik produk dibuat dan kemudian dipasarkan, di pabrik semua produk di rancang dan dibikin untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Produk yang bagus terbuat dari bahan baku yang bagus pula, semua ini dilakukan di pabrik. Untuk mendapatkan produk yang bagus, maka di pabrik inilah di racik bahan baku berkwalitas A dengan sedemikian rupa sehingga mendapatkan produk yang terbaik dikelasnya. Pabrik produksi produk juga biasa disebut OEM ( ORIGINAL EQUIPMENT MANUFACTURE).
System pembuatan mesin antrian yang pertama adalah system pabrik (OEM) mesin antrian
Memiliki definisi yang tidak jauh beda dari yang dijelaskan diatas, pabrik mesin antrian merupakan tempat produksi mesin antrian dari A sampai Z atau biasa disebut OEM mesin antrian, sehingga semua kegiatan produksi untuk membuat mesin antrian dilakukan di pabrik mesin antrian dari pembuatan rancangan desain mesin sampai pembuatan program system mesin antrian yang mengakibatkan harga produksi mesin antrian menjadi murah.
System produsen mesin antrian yang kedua adalah system assembly
Yaitu membuat produk dengan cara menggabungkan berbagai barang hasil produksi dari tempat lain untuk digabungkan atau dirakit di satu tempat, atau bisa dikatakan sytem ini adalah system asembly, system asembly ini menghasilkan produk atau mesin antrian yang lebih mahal daripada pabrik mesin antrian karena barang yang di rakit adalah produk dari pabrik lain yang memproduksi bagian bagian mesin antrian, tentunya pabrik sparepart tersebut juga mengambil profit dari produk yang mereka produksi. Kelemahan dari system perakitan ini adalah apabila ada sub pabrikasi yang bermasalah maka pabrik utama akan terkendala supply sparepart untuk mesin antrian yang diproduksi tersebut.
System yang ketiga dari produksi mesin antrian adalah system maklon/contract manufacturing
System maklon adalah perusahaan membuat mesin antrian dengan merk sendiri di pabrik mesin antrian independen/OEM atau biasa disebut dengan system ODM (Original Desaign Manufacture), system maklon ini sangat tergantung kepada pabrik mesin antrian, karena si perusahaan pemilik merk tidak memiliki tempat produksi mesin antrian, alias si pemilik merk hanya punya team marketing penjualan dan distribusi pemasaran, untuk produk mereka buatkan di original equipment manufacture dg system ODM pabrik mesin antrian dengan merk dan spesifikasi sesuai yang mereka pesan. Kelemahan dari system ini adalah pemilik barang tidak memiliki kuasa penuh terhadap produk mesin antrian yang di pasarkan berkaitan dengan ketersediaan sparepart, keberlangsungan teknisi maintenance dan service karena tidak memiliki cukup efort dalam bidang produksi mesin antrian, sehingga sangat mungkin untuk meninggalkan produk mesin antrian yang mereka pasarkan apabila pasar mesin antrian telah jenuh dan untuk berganti dengan produk lain yang laku pada masa itu sehingga after sales dan jaminan purna jual mesin antrian yang telah terjual tidak dilaksanakan dengan baik.

System yang paling baik untuk kenyamanan pengguna mesin antrian adalah system pabrik mesin antrian atau bisa disebut pabrikasi mesin antrian atau produsen mesin antrian asli dan murni atau original equipment manufacture (OEM) mesin antrian, pabrik mesin antrian yang asli memiliki tempat pabrikasi yang berstandar dan sesuai dengan kebutuhan, memiliki gudang produksi yang di desain khusus untuk membuat mesin antrian dari 0 sampai barang bisa digunakan oleh konsumen.
Oleh karena itu sudah barang tentu bahwa harga pabrik mesin antrian pasti murah dan bertanggungjawab.


BOMBARDIR PRODUK MESIN ANTRIAN TERBARU TERRAGUNO MEMBASMI SUMPEKNYA ANTRIAN MANUAL
SEGELINTIR SAMPLE CONTOH GAMBAR FOTO MESIN ANTRIAN TERRAGUNO


SEBERAPA PANTAS MESIN ANTRIAN terraguno
MENDAMPINGI pelayanan ???



Produksi, distribusi DAN jual mesin antrian untuk kantor pelayanan, DISDUKCAPIL, alat antrian RUMAH SAKIT, PUSKESMAS, kantor pajak, pertanahan ATR BPN, kantor DPMPTSP, perijinan, BANK, kantor imigrasi, kantor bea cukai, kantor BPJS, kantor mall pelayanan publik, kantor samsat, kantor polisi, polres, skck, SIM, kantor pengadilan, sidang, kantor pelayanan mesin antrian kecamatan
Mesin antrian terraguno juga di jual dan digunakan diberbagai daerah, seperti mesin antrian di jakarta, mesin antrian di bandung, mesin antrian di tasikmalaya, mesin antrian di purwokerto, mesin antrian di semarang, mesin antrian di yogyakarta, mesin antrian di solo, mesin antrian di klaten, mesin antrian di sragen, mesin antrian di ngawi, mesin antrian di pantura, mesin antrian di lamongan, mesin antrian di malang, mesin antrian di surabaya, mesin antrian di tuban, mesin antrian di jember, mesin antrian di bondowoso, mesin antrian di madura, mesin antrian di surabaya, mesin antrian di bali, mesin antrian di banyuwangi, mesin antrian di kupang, mesin antrian di mataram lombok, mesin antrian di maluku, mesin antrian di jayapura papua, mesin antrian di merauke, mesin antrian di sorong, mesin antrian di halmahera, mesin antrian di ambon, mesin antrian di manado, mesin antrian di palu, mesin antrian di kendari, mesin antrian di makassar, mesin antrian di sulawesi, mesin antrian di kalimantan, mesin antrian di tarakan, mesin antrian di kukar kutai kertanegara, mesin antrian di bontang, mesin antrian di sangatta, mesin antrian di samarinda, mesin antrian di balikpapan, mesin antrian di kotabaru, mesin antrian di banjarmasin, mesin antrian di palangkaraya, mesin antrian di pontianak, mesin antrian di sinkawang, mesin antrian di bangka belitung, mesin antrian di riau kepulauan, mesin antrian di sumatra, mesin antrian di aceh, mesin antrian di medan, mesin antrian di padang, mesin antrian di palembang, mesin antrian di jambi, mesin antrian di lampung, mesin antrian kepulauan aru.

CARA MEMPERBAIKI ALAT ANTRIAN ATAU MESIN ANTRIAN YANG RUSAK SECARA UMUM


ALAT ANTRIAN


TROUBLESHOOTING MESIN ANTRIAN ATAU ALAT ANTRIAN PADA UMUMNYA
A. Pertama : Identifikasi kerusakan alat antrian
"Cara mengetahui kerusakan mesin antrian bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu : pada saat digunakan ada yang tidak berfungsi seperti biasanya dan maintainance mesin harian dengan cek fungsional mesin. Langkah yang dilakukan adalah menghidupkan anjungan mesin antrian, apakah berfungsi secara normal atau tidak dengan cara menjalankan fungsi cetak nomor antrian, kemudian menghidupkan alat pemanggil dan duji coba untuk memanggil nomor antrian, yang terakhir adalah menghidupkan display nomor antrian, apakah nomor yang di cetak dan nomor yang dipanggil sudah terpampang di display LED monitor. Apabila terjadi kerusakan di salah satu bagian mesin antrian langkah selanjutnya adalah.."
B. Memperbaiki anjungan mesin antrian
"Beberapa kerusakan yang terjadi di anjungan mesin antrian dapat digolongkan menjadi dua bagian yaitu kerusakan hardware dan kerusakan software. Disaat menyalakan mesin antrian ada beberapa indikasi yang bisa dijadikan parameter kerusakan mesin, yaitu apabila pada saat dinyalakan mesin antrian indikator panel tidak hidup berarti terjadi kesalahan di arus masuk ke mesin antrian, solusi yang bisa dilakukan adalah mengganti kabel arus. Kemudian apabila panel indikator hidup tetapi mesin tidak mau nyala berarti terjadi kerusakan di komputer mesin antrian solusinya adalah perbaikan komputer atau penggantian unit komputer, selanjutnya adalah cek fungsional software mesin antrian jika saat menyalakan mesin system antrian tidak muncul di layar monitor anjungan berarti terjadi kerusakan system mesin antrian, segera hubungi penyedia mesin antrian untuk diganti dengan software yang baru, cek printer thermal apabila tidak ada kertas yang keluar dari printer setelah di perintah cetak berarti kerusakan terjadi di printer, segera ganti printer dengan yang baru, pada saat menyalakan mesin tidak ada suara yang keluar dr speaker mesin, ini tanda system audio bermasalah, segera ganti amplifier di anjungan mesin atau speaker di anjungan alat antrian, yang terakhir adalah cek jaringan di mesin antrian dengan menjalankan fungsi pemanggil, apabila tidak berjalan normal bisa di indikasikan terjadi kerusakan di system wireless atau system software mesin antrian, solusi yang terbaik adalah segera hubungi vendor penyedia mesin antrian. Demikian troubleshooting yang bisa dilakukan di anjungan alat antrian."
C. Memperbaiki alat pemanggil nomor antrian
"Alat pemanggil mesin antrian adalah bagian alat antrian yang tidak boleh rusak, untuk mengetahui kerusakan alat pemanggil nomor antrian adalah dengan cara menjalankan fungsi pemanggil, apabila tidak bisa digunakan tetapi alat nyala berarti terjadi kerusakan di software alat antrian, solusi yang bisa ditempuh adalah menghubungi suplayer alat antrian untuk di replace dengan software yang baru. Apabila saat dinyalakan, alat pemanggil nomor antrian tidak hidup, ini berarti bahwa terjadi kerusakan di hardware alat pemanggil nomor antrian maka silahkan hubungi vendor penyedia mesin antrian untuk membeli alat pemanggil yang baru."
D. Memperbaiki display nomor antrian
"Memperbaiki display nomor antrian bisa dialkukan dengan sangat mudah, display nomor antrian biasanya menggunakan LED TV HDMI. Apabila display tidak hidup bisa di cek sumber arus, arus normal tetapi display tidak hidup ini menandakan kerusakan terjadi di TV LED, ganti TV dengan yang baru sesuai spek. Saat menyalakan TV nyala tetapi nomor antrian tidak muncul maka kerusakan bisa terjadi di modul display atau software mesin antrian, cek modul display apabila mati segera hubungi suplayer mesin antrian untuk membeli modul display yang baru. Modul display nyala tetapi omor antrian tidak muncul maka segera hubungi vendor mesin antrian karena kerusakan ini terjadi di software mesin antrian."

CARA MERAWAT MESIN ANTRIAN AGAR AWET
1. Tempatkan mesin antrian dalam lingkungan yang kering, jauh dari sumber panas yang berlebihan atau kelembaban. Jangan letakkan mesin antrian di samping sumber pemanasan atau sumber air, sperti kran air dan kamar mandi.
2. Mengidupkan dan mematikan mesin antrian secara teratur dengan SOP produsen mesin antrian yang sudah ada di manual book.
3. Gunakan kompresi udara untuk membersihkan puing-puing di antara part mesin antrian, seperti computer, printer dan sound system.
4. Jauhkan lubang ventilasi pada mesin antrian yang jelas penyumbatan dari debu atau barang lainnya di dekatnya untuk mencegah overheating. Gunakan kompresi udara untuk meniup debu dan puing-puing dari semua ventilasi mesin antrian.


EFFORT YANG HARUS DIMILIKI INSTITUSI PEMAKAI "MESIN ANTRIAN"
1. Infrastuktur yang memadai, seperti gedung, jaringan listrik, instalasi penunjang dan loket pelayanan.
2. Sumber daya manusia yang improveble dengan mesin teknologi inovasi, disosialisakan melalui training pemakaian produk.
3. Dana yang direncanakan dan di sesuaikan untuk pembelian mesin antrian menurut kebutuhan.
4. Selalu mempelajari perkembangan dunia inovasi teknologi untuk memperbaiki kwalitas pelayanan kepada masyarakat.
5. Memiliki visi dan misi institusi yang bagus sehingga membuat perkembangan institusi semakin baik untuk menyambut era digitalisasi teknologi 4.0
6. Dokumentasi perlengkapan kantor / institusi untuk melaksanakan pemeliharaan aset kantor / rumah sakit / puskesmas / bank.
7. Selalu melakukan perubahan dengan pertimbangan asaz kemanfaatan dalam melengkapi sarana prasarana pelayanan kepada masyarakat.


" THANK YOU PAGE "
UCAPAN BERIBU TERIMAKASIH
Selalu Syukur kehadirat GUSTI Yang Maha Kuasa atas segala nikmat yang diberikan Nya, Wow wow wow luar biasa, jempol empat, untuk perkembangan mesin antrian terraguno dan media informasi virtual preagle produk PT Kahastaman Abidel Saampiri. Dimulai dari percobaan percobaan riset kecil dan kemudian perlahan berkembang dengan lebih baik. Dan segera dibuatlah beberapa kebijakan kebijakan oleh pihak manajemen guna mendukung perkembangan PT Kahastaman Abidel Saampiri. Hasil dari kebijakan ini membawa perubahan yang cepat terhadap keberhasilan perkembangan perusahaan.
Tercatat sudah banyak produk yang dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan dari pasar di indonesia. Kepercayaan pemilihan produk PT KAS merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan baik oleh team manajemen PT KAS. Untuk lebih memantapkan langkah untuk maju kedepan banyak pihak yang telah ikut andil dalam perkembangan PT Kahastaman Abidel Saampiri, maka kami segenap team PT KAS mengucapkan salam hormat dan terimakasih yang sebesar sebesarnya kepada :
1. Tuhan Yang Maha Esa.
2. Para Konsumen militan PT KAS.
3. Team Riset and Development PT KAS
4. Team Teknisi PT KAS
5. Team Programer PT KAS
6. Bagian umum PT KAS
7. Team Marketing PT KAS, termasuk didalam nya perusahaan internasional Google LLC yang memiliki banyak
produk google yang paling banyak digemari oleh masyarakat, Facebook yang selalu keren,
dan sarana media social lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
8. Para vendor bahan baku
9. Para vendor ekspedisi pengiriman
10. Para vendor Sarana dan prasarana transportasi dan akomodasi
11. Para tenaga ahli pengajar suhu yang tidak bisa disebutkan satu persatu
12. Dan seluruh pihak yang telah membantu melancarkan perkembangan PT Kahastaman Abidel Saampiri.
Semua ini bisa terlaksana berkat izin dan berkah dari GustiAllah Yang Maha Segala-galanya serta hukum sebab akibat duniawi yang terwujud dalam sinergi dari berbagai pihak yang telah disebutkan diatas sehingga irama progress dari PT KAS bisa berlanjut dan bermanfaat bagi seluruh bangsa Indonesia.


ATAU KLIK NOMOR TELP INI :
0813 2593 2593


" TIPS / CARA / STRATEGI KANTOR PELAYANAN DALAM MELAWAN CORONA COVID-19"

artikel original asli dari pabrikmesinantrian.com hak milik intelektual TERRAGUNO pt.kahastaman_abidel_saampiri

LINK aran.MALAIKAT seljuk