CARA MERAWAT MESIN ANTRIAN AGAR AWET

CARA MERAWAT MESIN ANTRIAN AGAR AWET



Pemeliharaan dan perawatan alat antrian kantor / rumah sakit mutlak harus dilakukan, karena kalau perawatan tidak lakukan, akan mengakibatkan barang menjadi cepat rusak sehingga akan mengganggu pelaksanaan kerja pelayanan. Tentu kita tidak ingin mesin antrian rusak sebelum waktunya bukan?

Pemeliharaan dan perawatan adalah suatu kegiatan terus menerus untuk mengusahakan agar mesin antrian tetap dalam keadaan baik dan siap pakai.

Hal ini dapat dilakukan dengan mengadakan pemeriksaan pada saat-saat mesin antrian istirahat / tidak dipakai pelayanan, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Pemeliharaan preventif akan lebih memuaskan, baik dari segi pembiayaan, ketahanan mesin, maupun produktivitas mesin antrian.

Pemeliharaan yang teratur, sesuai dengan program, akan menghindarkan kekecewaan akibat kejadian yang tidak diharapkan sekaligus dapat terhindar dari pengeluaran yang besar dalam perbaikan. Service yang dilakukan secara teratur dan terus menerus, akan lebih banyak membatu untuk menekan biaya serendah-rendahnya dan inilah tugas yang paling penting.


Manfaat pemeliharaan dan perawatan barang adalah :

- Mesin antrian  akan terpelihara dengan baik, sehingga jarang terjadi kerusakan
· Memperpanjang umur mesin antrian
· Perawatan yang dilakukan secara rutin dapat biaya perbaikan mesin antrian.
· Menghindari kesalahan fungsional alat antrian.
· Dengan terpelihara, akan menghasilkan pekerjaan yang baik sesuai dengan fungsi mesin antrian

Macam-macam pemeliharaan dan perawatan mesin antrian :

1. Menurut kurun waktu
2. Menurut jenis fungsi nya, yaitu fungsi utama, fungsi pemanggil dan fungsi tampilan nomor antrian.

Cara pemeliharaan dan perawatan alat antrian secara umum

Untuk memelihara dan merawat mesin antrian, hendaknya memperhatikan cara-cara berikut :

· Selalu bersihkan mesin antrian secara teratur terutama setelah dipergunakan.
· Selalu memperbaiki bagian yang rusak.
· Penempatan mesin antrian pada tempat yang baik, benar dan teratur.
· Selalu cek fungsional mesin antrian dengan baik dan benar
· Selalu mengoperasikan atau menggunakan alat antrian sesuai dengan petunjuk dan aturan pemakaian

Pengurusan pemeliharaan mesin antrian dapat ditempuh dalam tiga cara yaitu:

1. Kontrak Pemeliharaan (maintenance contracts)
Umumnya, pabrikan atau distributor mesin-mesin antrian lebih senang memberikan service produksi mereka sendiri dalam rangka promosi dan memberikan kepuasan kepada para konsumennya. Ini dianggap lebih efisien karena produsen tahu benar mengenai jenis service yang mereka lakukan.
Disamping itu, semua suku cadang terjamin ketersediaanya dan para teknisi telah sangat terlatih dan terbiasa menangani produk tersebut. Penyelidikan membuktikan bahwa cara ini lebih banyak dipilih oleh kantor-kantor walaupun pengeluaran pemeliharaan agak tinggi.

2. Service Perorangan (individual service calls)
Panggilan service perorangan merupakan suatu jenis service yang bersifat "bila dibutuhkan" karena service ini dilakukan setelah terjadi kekurangan (remedial maintenance). Umur dan jumlah mesin-mesin antrian merupakan faktor penting untuk memilih service perorangan.
Jika mesin antrian itu masih baru, relatif tidak membutuhkan service. Demikian juga bila sebagian besar mesin sedang dipakai atau tidak dipakai adalah logis bahwa tidak semuanya membutuhkan service. Kenyataan menunjukkan juga bahwa biasanya service perorangan akan lebih mahal daripada kontrak pemeliharaan.

3. Service Kantor (company operated service )
Alternatif ketiga ialah service yang dilakukan sendiri oleh kantor yang bersangkutan. Kebijaksanaan ini ditempuh karena alasan-alasan pertimbangan biaya, pengawasan dan kelengkapan kantor. Biaya mungkin bisa lebih rendah asalkan jumlah mesin yang beroperasi cukup untuk garapan sepenuhnya pegawai bagian pemeliharaan.
Dengan service kantor, maka pengawasan yang intensif terhadap pekerjaan dan biaya dapat dilakukan secare terus menerus dan teratur. Service kantor juga sangat efektif bagi kantor yang terpencil pada sebuah kota kecil yang sulit untuk mendapatkan service perorangan maupun service kontrak. Dalam hal ini sebaiknya menggunakan service kantor.

Cara Perawatan Mesin Antrian Secara Khusus 

1. Tempatkan mesin antrian dalam lingkungan yang kering, jauh dari sumber panas yang berlebihan atau kelembaban. Jangan letakkan mesin antrian di samping sumber pemanasan atau sumber air, sperti kran air dan kamar mandi.
2. Mengidupkan dan mematikan mesin antrian secara teratur dengan SOP produsen mesin antrian yang sudah ada di manual book.
3. Gunakan kompresi udara untuk membersihkan puing-puing di antara part mesin antrian, seperti computer, printer dan sound system.
4. Jauhkan lubang ventilasi pada mesin antrian yang jelas penyumbatan dari debu atau barang lainnya di dekatnya untuk mencegah overheating. Gunakan kompresi udara untuk meniup debu dan puing-puing dari semua ventilasi mesin antrian.

Demikian beberapa cara perawatan mesin antrian agar awet yang prima dlam penggunaan, untuk memperlancar proses pelayanan kepada masyarakat.
Diberdayakan oleh Blogger.

Pages